Showing posts with label imigrasi. Show all posts
Showing posts with label imigrasi. Show all posts

Tuesday, September 15, 2015

PAKET UMROH REGULAR 9 HARI JANUARI 2016

Kami Ariesta Tours & Travel menyelenggarakan paket Umroh Direct dan Transit yang terjangkau untuk rekan-rekan sekalian.


klik gambar untuk memperbesar

klik gambar untuk memperbesar


Persyaratan :
Ø  Passpor yang masih berlaku minimal 6 bulan
Ø  Nama tertulis di passport minimal 3 kata
Ø  Pas foto ukuran 4 x 6 = 6 Lembar, background putih dan tampak wajah 80%
Ø  Surat Nikah dan KK (Asli) untuk suami istri dan akte lahir (Asli) untuk anak
Ø  Buku kesehatan (sertifikat vaksin meningitis)

Pembayaran :
Ø  Menyerahkan uang muka pertama  US Dolar 1.000
Ø  Sisa Pembayaran dari uang muka pertama
Ø  Pelunasan pembayaran WAJIB dilakukan 30 hari sebelum keberangkatan
      

PAKET SUDAH TERMASUK

1.         Tiket Penerbangan Ekonomi PP ( CGK/JED/CGK)
2.         Airport Tax & Handling
3.         Akomodasi Hotel sesuai paket
4.         Makan 3x sehari (Prasmanan menu Indonesia)
5.         Visa Umrah
6.         Transportasi Bus AC& Ziarah sesuai paket
7.         Guide/Muthawif
8.         Zam-zam 5 – 10 Liter
9.         Perlengkapan 
10.       Lounge

PAKET TIDAK TERMASUK

1.         Passport dan Buku Maningitis
2.         Tiket Domestik
3.         Kelebihan Bagasi ( Max 30 Kg ) sesuai dengan penerbangan
4.         Extra Bill : Laundry, Telephone dll
5.         Acara diluar Program
6.         Surat Mahram 500.000,-

Keterangan : 
  • Harga & waktu perjalalanan bersifat tentative (dapat berubah sewaktu-waktu) disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada dengan kurs.
  • Contact : Anthy 081287799410, Ayu 081288005669.

Tuesday, August 12, 2014

JADWAL KEBERANGKATAN UMROH 2015 ARIESTA TOURS TRAVEL



klik gambar untuk memperbesar




Ariesta Tours Travel
Tang City Business Park Blok E / 21
Jl. Jend. Sudirman, Cikokol - Tangerang
Telp. 622129239701, 622129239702
Fax. 622155781791
e-mail: ariestatourstravel2014@gmail.com

Sunday, June 29, 2014

SEGALA AMAL DILIPATGANDAKAN DI BULAN RAMADHAN oleh Ustad H. M. Soleh LC

Disamping orang yang beriman dimuliakan dengan puasa, juga dimuliakan dengan berbagai amal sunah di bulan Ramadhan. Beramal sunah pada bulan Ramadhan akan diberi pahala seperti ibadah wajib; sedangkan beribadah wajib pahalanya akan dilipat gandakan pahalanya menjadi 70 kali lipat dibanding pada bulan yang lain.  . 

Rasulullah saw. bersabda :
عَنْ سَلْمَانَ الْفَارِسِى رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : خَطَبَنَارَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِى اٰخِرِشَعْبَانَ فَقَالَ : اَيُّهَاالنَّاسُ قَدْ اَظَلَّكُمْ شَهْرٌ عَظِيْمٌ مُبَارَكٌ فِيْهِ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ اَلْفِ شَهْرٍ جَعَلَ اللهُ صِيَامَهٗ فَرِيْضَةً وَقِيَامَ لَيْلَةٍ تَطَوُّعًا مَنْ تَطَوَّعَ (تَقَرَّبَ) فِيْهِ بِخَصْلَةٍ مِنْ خِصَالِ الْخَيْرِ كَانَ كَمَنْ اَدَّى الْفَرِيْضَةَ فِيْمَا سِوَاهُ. وَمَنْ اَدَّى فِيْهِ فَرِيْضَةً كَانَ كَمَنْ اَدَّى سَبْعِيْنَ فَرِيْضَةً فِيْمَا سِوَاهُ. وَهُوَ شَهْرٌ يُزَادُ فِيْهِ رِزْقُ الْمُؤْمِنِ وَهُوَشَهْرٌ اَوَّلُهٗ رَحْمَةٌ وَاَوْسَطُهٗ مَغْفِرَةٌ وَاٰخِرُهٗ عِتْقٌ مِنَ النَّارِ.(رواه ابن حزيمة)

Artinya : Dari Salman Al-Farisi ra. berkata : Rasulullah saw. memberi khutbah kepada kami di hari akhir dari bulan Sya’ban dan bersabda : “Hai sekalian manusia akan datang bulan yang agung (Ramadhan) yaitu bulan yang penuh berkah di dalamnya. Dalam bulan itu ada malam yang mulia (lailatul qadr)yang lebih utama dari pada seribu bulan. Allah telah mewajibkan puasa di bulan itu, dan shalat tarawih di malamnya sebagai ibadah sunah. 

Bp. Ustad H. Muhamad Soleh LC, bersama pengurus Masjid Darussa'adah Mayestik Kebayoran - Jakarta Selatan
Barang siapa yang melakukan kebaikan (ibadah sunah) di bulan itu pahalanya seperti melakukan ibadah wajib dibanding bulan yang lainnya. Dan barang siapa melakukan kewajiban di dalamnya, maka pahalanya seperti melakukan 70 kewajiban dibanding bulan lainnya. Bulan Ramadhan adalah bulan ditambahnya rizki orang mukmin, bulan di awalnya menjadi rahmat, di tengahnya menjadi ampunan dan di akhirnya merupakan kebebasan dari neraka.(HR. Ibnu Huzaimah)

Dalam hadits lain Rasulullah bersabda :
لَوْيَعْلَمُ مَافِى هٰذَاالشَّهْرِ مِنَ الْخَيْرَاتِ لَتَمَنَّتْ اُمَّتِى اَنْ يَكُوْنَ رَمَضَانُ السَّنَةَ كُلَّهَا (رواه الطبرانى)
Artinya : “Seandainya umatku mengerti kebaikan-kebaikan yang ada di bulan ini (Ramadhan), niscaya umatku mengharapkan dalam setahun menjadi Ramadhan semuanya.” (HR. Ath-Thabrani)

Masjid Darussa'adah Mayestik Kebayoran Lama - Jakarta Selatan


Materi di sampaikan dalam kultum romadhan ahad 29 juni 2014 di masjid Darussa’adah  mayestik





Ariesta Tours Travel
Tang City Business Park Blok E/21
Jl. Jend. Sudirman, Cikokol - Tangerang
Telp. 622129239701, 622129239702
Fax. 622155781791
e-mail : ariestatourstravel2014@gmail.com

Friday, June 27, 2014

SIKSA ORANG YANG BERBUKA PUASA SEBELUM WAKTUNYA oleh USTAD H. M SOLEH LC.

Sebuah kisah dari sahabat Abu Umamah Al Bahili radhiyallahu ‘anhu. Beliau (Abu Umamah) menuturkan bahwa beliau mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,Ketika aku tidur, aku didatangi oleh dua orang laki-laki, lalu keduanya menarik lenganku dan membawaku ke gunung yang terjal. Keduanya berkata,”Naiklah”. Lalu kukatakan,”Sesungguhnya aku tidak mampu.” Kemudian keduanya berkata,”Kami akan memudahkanmu”. Maka aku pun menaikinya sehingga ketika aku sampai di kegelapan gunung, tiba-tiba ada suara yang sangat keras. Lalu  aku bertanya,”Suara apa itu?” Mereka menjawab,”Itu adalah suara jeritan para penghuni neraka.” Kemudian dibawalah aku berjalan-jalan dan aku sudah bersama orang-orang yang bergantungan pada urat besar di atas tumit mereka, mulut mereka robek, dan dari robekan itu mengalirlah darah. Kemudian aku (Abu Umamah) bertanya,”Siapakah mereka itu?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,”Mereka adalah orang-orang yang berbuka (membatalkan puasa) sebelum tiba waktunya.” (HR. An Nasa’i dalam Al Kubra, sanadnya shahih. Lihat Shifat Shaum Nabi, hal. 25).

Telah bercerita kepada kami Abu Bakar bin Abi Syaibah dan Ali bin Muhamad, dimana keduanya berkata bahwa telah bercerita kepada kami Waki’ dari Sufyan dari Habib bin Abi Tsabit dari Ibnu al-Muthawwas dari ayahnya, yaitu al-Muthawwas dari Abu Hurairah ra. Rasulullah Saw. bersabda:
« مَنْ أَفْطَرَ يَوْمًا مِنْ رَمَضَانَ مِنْ غَيْرِ رُخْصَةٍ لَمْ يُجْزِهِ صِيَامُ الدَّهْرِ »
“Siapa saja yang berbuka (tidak berpuasa) sehari saja di bulan Ramadhan tanpa ada rukhshah (keringanan atau alasan yang dibolehkannya tidak berpuasa), maka itu tidak cukup diganti dengan puasa satu tahun.” (HR. Ibnu Majah).

Dari kedua hadist ini menjadi  bahan renungan bagi kita umat islam.,agar senantiasa kita melaksanakan apa yang Allah perintahkan. Marhaban ya romadhan.

Materi di sampaikan dalam khutbah  jumat,  tanggal 27 juni 2014 di Masjid Jami Al-Makmur  PT Indofood  sukses makmur tbk

Ust. H. M. Soleh LC, saat memberikan khutbah jumat di masjid Al-Makmur (PT. Indofood Sukses Makmur)



Ariesta Tours Travel
Tang City Business Park Blok E/21
Jl. Jend. Sudirman, Cikokol - Tangerang
Telp. 622129239701, 622129239702
Fax. 622155781791
e-mail : ariestatourstravel2014@gmail.com

Thursday, June 19, 2014

PENYEJUK KALBU oleh Ustad H. Adeng Fathurrahman Hanafi

Jangan Biarkan Dengki Bercokol di Hati


Alhasadu ya’kulul hasanaati, kamaa ta’kulun-naa-rul hathaba
Artinya:  Dengki itu memakan kebaikan, tak ubahnya sebagaimana api memakan kayu kering .

Di masyarakat kita, banyak sekali kejadian yang sangat memilukan.  Gara-gara adanya penyakit hati yang satu ini, dengki, sebuah persahabatan menjadi pecah tidak keruan, dan kedekatan keluarga menjadi sia-sia. Yang seharusnya mereka saling menanam kasih sayang, malah sebaliknya, jadi seperti musuh yang sewaktu-waktu siap menjatuhkan lawan.  Atau, apabila ada sedikit saja pemicu masalah, yang sesungghnya  sepele dan sederhana, karena di hati sudah ada bibit dengki, maka bisa menjadi tombol peledak pertengkaran yang hebat dan membahayakan. Dengan bibit dengki ini. hanya dalam waktu  sekejap, amal kebaikan yang sudah lama ditanam, akan terhapus karena diungkit dengan kata-kata nyelekit, membuat hati pun sakit. Itulah akibat ada rasa dengki yang tumbuh subur di hati bila tidak segera diobati.

                Di dalam riwayat, awal mula  Adam AS melakukan kesalahan sehingga terusir dari surge sehingga harus merana di dunia, karena tipu daya Iblis lantaran ada bibit kedengkian pada hati sang Iblis. Iblis begitu merasa dengki  kepada Adam karena ia diperintah Allah Swt harus  sujud kepada Adam. “Eeeh… entar dulu. Apa hebatnya ente Adam. Ane  kan tercipta dari api, sementara   ente, lha… hanya dari lempung hitam dan kotor.!  Ogah banget  ane harus sujud ame ente Adam.  Sorri ya…“ Begitu kali kalau Iblis bicara pake logat Betawi.

                Iblis menolak perintah Allah untuk bersujud kepada Adam AS karena sombong. Dari sifat sombong dan takabur itu, tumbuh rasa dengki. Lalu Iblis pun berupaya untuk memperdaya Adam agar sama-sama tergolong makhluk yang nista, tercela karena berbuat dosa. Maka, dengan tipu daya dan akal liciknya, Iblis menggoda Adam  dan Hawa agar  mau memakan buah larangan. Adam terperdaya Iblis, karena di hatinya ada setitik kecil “rasa rakus”. Adam kuatir kehilangan “fasilitas” kenikmatan sorga. Ia ingin meraup sebanyak-banyaknya nikmat, kekal,  dan tidak ada akhirnya.  Maka, Adam pun terlempar dari surga dan harus mengalami hidup merana sekian lama. Bahkan, sempat terpisah dari belahan hatinya, Ibu Hawa tercinta.

                 Menurut Imam Ghazali dalam kitab Ihya ‘ulumuddin, pintu masuk rasa dengki ke hati itu banyak sekali.  Namun bila ditelusuri, ternyata  dengki itu masuk melalui tujuh pintu. Ketujuh pintu tempat masuknya dengki itu adalah, permusuhan, merasa diri paling mulia, takabur, -heran terhadap diri sendiri, takut dan khawatir kehilangan yang paling dicinta, keinginan untuk terus berkuasa atau memimpin, dan yang ketujuh adalah sikap keji dan kikir.

                Di masyarakat, acap terlihat, ada orang yang merasa tidak suka pada yang lain yang sedang dibuai limpahan sejuta nikmat.  “Aku benci  melihatnya!” Dia berupaya agar semua kebaikan itu hilang dari orang yang dianggap musuhnya itu. Kasus dengki semacam ini, tidak hanya terjadi pada orang yang kedudukan dan taraf hidupnya sepadan. Adakalanya menimpa juga pada orang biasa yang merasa “gerah” melihat atasannya semakin kaya dan  bahagia. Dia dilanda rasa  dengki, dan itu sangat merusak hati karena merasa diri paling mulia dan lebih berhak menerima semua kenikmatan dibanding orang yang diangap sebagai musuhnya itu. Kalangan filusuf mengkategorikan orang semacam ini sedang dilanda at-tauzzuz.

                Dengki ini mendatangkan bahaya antara lain dapat menghapus kesan kebaikan dan merusak tali persaudaraan, membuat diri takabur, bila tidak segera disembuhkan, dapat menjadi penyakit bawaan yang tidak terlihat nyata. Orang yang punya rasa dengki ini juga selalu melihat keatas dalam hal nikmat, dan suka bersaing  tidak tidak sehat.

Lantas bagaimana cara praktis mengikis rasa dengki di hati? Mari kita sama-sama sadari, bahwa dengki itu  akan membawa kemudharatan terhadap urusan agama maupun dunia . Tadi sudah  disebutkan dalam kata pembuka, bahwa dengki  itu akan melenyapkan amalan bagai api membakar kayu. Yang lebih menyakitkan hati dan rugi, biasanya, yang menang justru ada pada pihak yang didengki.

Dengki itu memang sohibnya setan. Dengan m,embiarkan dengki bercokol di hati, maka manusia itu akan menjadi budaknya apa yang dicintainya. Apakah itu harta, tahta, keluarga, atau benda.  Ingat, bahwa setiap kejahatan itu pada akhirnya akan kembali pada si pembuatnya. Apakah itu kembali secara lahiriah, atau secara symbol-simbol yang membuat tidak ada tenangnya hati.  Untuk itu, mungkin akan terlihat lebih bijaksana manakala kita dapat bersikap m,erendah di hadapan lawan, dan niatkan dalam hati, agar setiap hari mencoba berintrofeksi dan memperbaiki  diri dari segala keburukan dan kerusakan hati.      

                Sabda Nabi SAW, tak ada dengki  selain dalam dua hal. Pertama, orang yang diberikan oleh berupa harta, lalu harta itu diarahkan hingga habis guna membela kebenaran. Kedua, orang yang diberi Allah ilmu pengetahuan, lalu diamalkan ilmu itu dan diajarkan kepada manusia.

Firman Allah SWT dalam Al-Quran, “Dan kami buangkan segala kedengkian yang ada dalam hati mereka (sehingga merekamenjadi) bersaudara, berhadap-hadapan diatas hambal”.

                Saat kita melaksanakan umrah maupun haji, bnuang jauh sifat dengki ini, dan sembuhkan sesegara mungkin. Kita sama-sama berdoa di depan Ka’bah saat umrah maupun haji, semoga Allah SWT senantiasa memelihara hati kita semua dari sifat dengki.                


                 


Ariesta Tours Travel
Tang City Business Park Blok E/21
Jl. Jend. Sudirman, Cikokol - Tangerang
Telp. 622129239701, 622129239702
Fax. 622155781791
e-mail : ariestatourstravel2014@gmail.com