Showing posts with label adeng fathurrahman hanafi. Show all posts
Showing posts with label adeng fathurrahman hanafi. Show all posts

Sunday, August 24, 2014

KESABARAN DAN KEIKHLASAN AWAL KEMENANGAN YANG HAKIKI oleh Ustadz H. Drs. Adeng F. Hanafi Apt.

Para saudara seiman dan seagama, kondisi memprihatinkan yang terjadi di era globalisasi dan demokratisasi serta reformasi yang drastis meningkat menyebabkan pola kehidupan masyarakat menjadi terkalibrasi dengan hal-hal yang bersifat keduniawian, apalagi baru-baru ini kita telah menjalankan pesta demokrasi yang sangat di nantikan segenap bangsa Indonesia. Namun dalam prakteknya banyak para elite politik tidak menyadari pentingnya keikhlasan dan kesabaran diantara kita dan masih amat minim kenegarawanan diantara para negarawan kita.  Padahal jika kita perhatikan semua adalah kehendak Allah SWT yang maha kuasa, manusia hanyalah mengikuti segala skenario yang ditentukanNYA

Perhatikan firman Allah SWT berikut ini “ Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun. Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. Al-Baqarah : 155-157)

Seperkasa apapun manusia dimata manusia itu jika tidak menyadari bahwa segala seusiatu milik Allah SWT semata dan akan kembali lagi kepadaNYA akan menghasilkan buah kepercumaan semata dalam hidup manusia itu sendiri  Harta yang kita miliki, karir yang bagus,kekayaan, wanita, dan kekuasaan yang kita miliki, Akankah bersyukur atau menjadi kufur?

Kita harus memahami dengan sebaik-baiknya bahwa Allah lah pemilik yang sebenar-benarnya atas segala sesuatu apapun yang kita miliki di dunia ini. Dengan menyadari bahwa semua yang kita miliki sebenarnya adalah milik Allah dan titipan Allah, maka begitu Allah mengambilnya dari kita, insya Allah kita akan lebih mudah merelakannya. Karena kita menyadari, bahwa semua itu adalah milik Allah dan titipan Allah.  Dan yang namanya titipan, suatu saat nanti memang pasti akan kembali pada pemiliknya, kapanpun pemiliknya menghendaki apa yang dititipkan kembali atau mau mengambilnya dari kita, maka kita harus dengan rela memberikannya.

Jadi, jangan menjadi stres, terpukul dan merasa kehilangan yang sangat berat, apabila kemarin kita masih punya mobil, sekarang sudah tidak lagi, jangan stres dan bersedih hati apalagi sampai meratapi nasib, apabila bulan kemarin usaha kita masih sukses, sedangkan sekarang kita mengalami kegalalan yang besar.

Ketahuilah dan yakinlah, bahwa sesungguhnya dalam setiap cobaan berat yang Allah SWT berikan untuk kita, maka ada hikmah dan pahala yang besar yang menyertainya. Seperti sabda  Rasulullah SAW, “Sesungguhnya pahala yang besar itu, bersama dengan cobaan yang besar pula. Dan apabila Allah mencintai suatu kaum maka Allah akan menimpakan musibah kepada mereka. Barangsiapa yang ridha maka Allah akan ridha kepadanya. Dan barangsiapa yang murka, maka murka pula yang akan didapatkannya.” (HR. Tirmidzi, dihasankan al-Albani dalam as-Shahihah [146]).

Kita harus rela menerima segala  ketentuan  Allah  dan menyadari bahwa apapun yang terjadi, sudah ditetapkan Allah SWT dalam Lauhul Mahfuzh. Kita wajib menerima segala ketentuan Allah dengan penuh keikhlasan. Allah SWT berfirman :  “Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.” (QS al-Hadid [57] : 22)

Apabila kita ditimpa musibah baik besar maupun kecil, sebaiknya kita mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun (sesungguhnya kami adalah milik Allah dan hanya kepada-Nya-lah kami kembal). ini dinamakan dengan kalimat istirja’ (pernyataan kembali kepada Allah SWT). Kalimat istirja’ akan lebih sempurna lagi jika ditambah, setelahnya dengan doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW  sebagai berikut :“Ya Allah, berilah ganjaran atas musibah yang menimpaku dan gantilah musibah itu yang lebih baik bagiku.”  Barangsiapa yang membaca kalimat istirja’ dan berdo’a dengan doa di atas niscaya Allah SWTakan menggantikan musibah yang menimpanya dengan sesuatu yang lebih baik. (Hadits riwayat Al Imam Muslim 3/918 dari shahabiyah Ummu Salamah.)

Rasulullah SAW bersabda, “Apabila ada anak salah seorang hamba itu meninggal maka Allah bertanya kepada malaikat-Nya, ‘Apakah kalian mencabut nyawa anak hamba-Ku?’. Maka mereka menjawab, ‘Ya.’ ‘Apakah kalian telah mencabut nyawa buah hati hamba-Ku?’. Maka mereka menjawab ‘Ya.’ Lalu Allah bertanya, ‘Apa yang diucapkan oleh hamba-Ku?’. Mereka menjawab, ‘Dia memuji-Mu dan beristirja’ -membaca innaa lillaahi dst-..’ Maka Allah berfirman, ‘Bangunkanlah untuk hamba-Ku itu sebuah rumah di surga, dan beri nama rumah itu dengan Bait al-Hamd.’.” (HR. Tirmidzi, dihasankan al-Albani dalam as-Shahihah [1408]).

Perhatikan sabda Rasulullah SAW berikut ini : “Sungguh mengagumkan urusan seorang mukmin. Sesungguhnya semua urusannya adalah baik. Dan hal itu tidak akan diperoleh kecuali oleh seorang mukmin. Apabila dia mendapatkan kesenangan, maka dia bersyukur. Maka hal itu merupakan kebaikan baginya. Dan apabila dia tertimpa kesusahan maka dia bersabar. Maka itu juga merupakan kebaikan baginya.” (HR. Muslim)

Setiap amalan akan diketahui pahalanya kecuali kesabaran, karena pahala kesabaran itu, tanpa batas. Sebagaimana firman Allah SWT  “Sesungguhnya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan ganjaran/pahala  mereka tanpa batas.” (Az Zumar: 10)

Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan, yang bila kita renungkan dan pahami dengan sebaik-baiknya,  insya Allah bisa membuat kita semua bisa sabar dan ikhlas dalam menghadapi ujian-Nya yang paling berat sekalipun :

Kita harus selalu baik sangka kepada Allah SWT dan jangan pernah sekalipun meragukan dan mempertanyakan keputusan, ketetapan, pengaturan dan ketentuan Allah.  Kita harus bisa sabar dan ridha terhadap apapun keputusan, ketetapan dan pengaturan-Nya. Kalau kita masih merasa tidak puas dengan semua keputusan, ketetapan, pengaturan dan ketentuan Allah itu, maka cari saja Tuhan selain Allah.  Perhatikan firman-Nya dalam hadits Qudsi : ”Akulah Allah, tiada Tuhan melainkan Aku. Siapa saja yang tidak sabar menerima cobaan dari-Ku, tidak bersyukur atas nikmat-Ku dan tidak ridha dengan ketentuan-Ku, maka bertuhanlah kepada Tuhan selain Aku.” (hadist ini diriwatkan oleh al-Thabrani dalam Al-Mu’jam al-Kabir melalui jalur Abu Hind al-Dari)

Akhir kata marilah kita semua merenungkan segala kasih sayang Allah pada kita dari setiap tetes hujan, dari setiap desah nafas kita dari lahir hingga dewasa, segala nikmat Allah tak terkira telah kita terima, namun Allah menginginkan kesabaran dan keikhlasan pada diri kita sebagai mahluk ciptaanya agar segala yang kita kerjakan mendapatkan ridha Allah...





Ariesta Tours Travel

Tang City Business Park Blok E / 21
Jl. Jend. Sudirman, Cikokol - Tangerang
Telp. 622129239701, 622129239702
Fax. 622155781791
e-mail: ariestatourstravel2014@gmail.com

Sunday, June 29, 2014

TRIK BAGI DIABETISI DALAM BERPUASA oleh Uztad H. Adeng Fathurrahman Hanafi Apt.



Masyarakat umum menyebut penyakit diabetes ini dengan sebutan penyakit kencing manis. Penyakit yang banyak diderita oleh kalangan usia diatas 40 tahun ini ditandai dengan meningkatnya kadar gula dalam darah (hiperglikemi ), sebagai akibat dari kekurangan insulin.
Dalam ilmu kesehatan, diabetes mellitus itu dibedakan dalam dua tipe, yaitu tipe 1, yang disebabkan oleh kekurangan isulin absolute akibat organ penghasil insulinnya rusak, dan tipe 2 yang disebabkan oleh jumlah insulin di dalam tubuh kurang memadai. Tipe 1 biasa diderita oleh anak-anak, sedangkan yang tipe 2 terjadi pada orang dewasa, khususnya diatas usia 40 tahun.
Penyakit diabetes merupakan “pintu” bagi sejumlah penyakit lain yang berbahaya, seperti penyakit hipertensi, penyakit jantung, dan penyakit ginjal. Sedangkan faktor risiko yang dapat memicu terkena diabetes, adalah pola hidup  tidak sehat, dan  faktor keturunan. Karena itu, sedapat mungkin bagi yang memiliki faktor pemicu ini, harus dapat menekan terjadinya diabetes.



Diabebes juga dapat terjadi pada orang hamil. Makannya, dokter  atau bidan yang memeriksa kehamilan usia diatas 6 bulan, sering juga menganjurkan pasien periksa kadar  gula darah. Bila seorang ibu hamil kadar gula darahnya tinggi, maka dapat membahayakan janin maupun ibunya. Diabetes pada wanita hamil, dapat bersifat sementara. Artinya, setelah ia  melahirkan, maka dapat normal kembali. Namun apabila sang ibu itu tidak dapat mengendalikan pola hidupnya, maka tidak mustahil, ia akan terus menyandang hiperglikemi alias penyakit kencing manis.
Bagi penderita diabetisi hendaknya mengurangi konsumsi karbohidrat sederhana seperti sirup, kue, dan makanan manis lainnya. Makanlah karbohidrat kompleks seperti padi-padian (nasi, jagung, gandum), umbi-umbian, sagu, dsb. Kemudian, biasakan mengkonsumsi makanan berserat. Serat ini dapat mengendalikan nafsu makan, karena membuat perut terisi, sehingga tidak cepat merasa lapar. Selain itu, serat juga berfungsi memperlambat proses pencernaan, sehingga kadar gula darah menjadi relative stabil. Langkah lain yang mutlak harus diperhatikan, adalah membatasi konsumsi makana berlemak, banyak minyak, dan santan. Karena, makanan yang demikian ini dapat meningkatkan risiko penyakit pembuluh darah, termasuk hipertensi dan penyakit jantung.
Kalau sudah telanjur terkena penyakit diabetes, apakah masih boleh berpuasa? Insya Allah puasa itu sangat bagus untuk kesehatan, dan dapat membuat tubuh menjadi sehat. Dalam hal ini, tak terkecuali bagi para penyandang sakit diabetes mellitus, alias kencing manis.

Secara umum, bagi yang biasa atau sering minum obat, perhatikan cara penggunaan obat yang benar berikut ini.
  1. Sebelum minum obat, bacalah cara pemakaiannya,  perhatikan juga tanggal kadaluarsanya, jangan sampai obat sudah tidak layak pakai diminum juga.
  2. Minumlah obat sesuai anjuran, pada waktu yang tepat dan sesuai jangka waktu pengobatan yang telah ditentukan. Terutama untuk obat jenis antibiotik, bila diguankan secara sembarangan, maka sang kuman penyakit menjadi  “perkasa”, tidak mempan diobati dengan obat itu lagi.
  3. Jangan mencampur berbagai jenis obat dalam satu wadah, bisa keliru ambil obat.
  4. Jangan buang etiket obat, supaya tidak salah pakai.
  5. Obat bebas dan obat bebas terbatas, bukan berarti boleh dipakai secara terus menerus.


Lantas, bagaimana pengaturan pemakaian obat selama puasa?
Penggunaan anti diabetic oral (ADO) saat puasa, untuk obat jenis sulfonylurea dengan dosis 1 x 1, obat diminum 1 x sehari pada saat berbuka puasa. Sedangkan kalau dosis yang biasa dipakai 2 x 1, maka obat pertama  yang biasanya diminum pada pagi hari, dipindah waktu minumnya menjadi  saat berbuka, sedangkan obat yang kedua yang biasa diminum pada petang hari, dialihkan ke saat makan sahur.
Untuk obat jenis Metformin dengan dosis 3 x 500 mg sehari, 1 tablet diminum sesudah sahur, 2 tablet diminum sesudah berbuka. Kalau biasa menggunakan jenis Metformin 2 x 500 mg / 850 mg sehari, maka 1 tablet diminum sesudah sahur, dan 1 tablet diminum sesudah buka puasa.
Bagi yang biasa menggunakan insulin, saat berpuasa hendaknya diatur menjadi demikian. Untuk yang biasa menggunakan dosis 1 x sehari, pagi hari, maka sewaktu puasa insulin disuntikkan pada sore hari menjelang berbuka puasa. Dan bagi yang biasa menggunakan insulin 2 x sehari, yang biasanya digunakan sebelum sarapan dan sebelum makan malam, maka diubah menjadi , insulin untuk pagi hari disuntikkan pada sore hari menjelang berbuka, mungkin dosisnya dikurangi menjadi 1/3-nya saja, dan insulin yang untuk sore hari, digunakan sebelum sahur, dengan dosis dikurangi hingga 1/2nya. Hal yang harus diingat, penderita diabetisi harus sahur dengan makan yang benar, bukan cemilan atau minum saja. Tapi harus makan, seperti makan nasi pada umumnya.
Nah,  berikut ini, trik dan tips bermanfaat saat berpuasa bagi kita semua.
  1. Pada saat makan sahur, usahakan batasi minum teh dan kopi. Air putih lebih dianjurkan untuk kesehatan. Teh dan kopi ini dapat menyebabkan metabolism berjalan cepat, sehingga menimbulkan rasa harus lebih cepat ketimbang kalau tidak minum teh atau kopi.
  2. Dianjurkan makan makanan berserat dan yang lambat dicerna. Makan nasi, biji-bijian, kacang-kacangan, dll, bagus dibiasakan.
  3. Sewaktu berbuka, makanlah  kurma, karena kurma mengandung gula, serat, karbohidrat, kalium, dan magnesium. Dengan mengkonsumsi kurma, tubuh akan relative cepat merasa segar, karena beberapa nutrisi dapat terisi. Selain kurma, pisang juga bagus dan dianjurkan, karena pisang juga mengandung gula, karbohidrat, magnesium, dan  kalium.
  4. Saat berbuka sebaiknya batasi makanan gorereng-gorengan, karena makanan seperti ini banyak mengandung lemak yang akan membuat rasa haus, dan dapat memicu banyak penyakit, seperti hipertensi dan penyakit jantung koroner.
  5. Dianjurkan minum jus buah pada menjelang tidur setelah shalat tarawih. Trik ini bagus untuk menjaga stamina  saat beraktivitas pada pagi harinya.
  6. Hindari banyak mengkonsumsi es dan sirup, karena akan membuat cepat kenyang, yang pada akhirnya asupan nutrisi menjadi kurang.

kiri-kanan : Ibu Hj. Diana Serlahwati, Ibu Hj. Ani Darmawati, Ibu Hj. Arriaty Azhari, Bp. H. Wahyudi, Ibu Veronica Basuki Purnama, Ibu Hj. Azizahwati, Ibu Hj. Wisna, Bp. H. Adeng Fathurrahman Hanafi


kiri-kanan :  Bp. H. Drs. Adeng Fathurrahman Hanafi Apt. (Moderator), Ibu Hj. Dra. Azizahwati MS. Apt. (pemakalah).



Tips dan trik pola konsumsi makanan ini juga sangat bagus bila diterapkan selama kita melaksanakan ibadah umroh dan haji di tanah suci. Konsumsi makanan bergizi, dan jaga kondisi agar dapat beribadah secara optimal. Mari sambut panggilan Allah, Labaik Allahumma labaiiik, kami datang memeuhi panggilanMu ya Allah……. 
Kami undang Anda untuk bersama-sama melaksanakan tawaf dan sa’I di Tanah Suci.

Sumber :
Artikel ini diadaptasi dari Ceramah Penyuluhan Kesehatan Bersama Kader PKK DKI Jakarta dalam mengisi acara Ulang tahun Ikatan Apoteker indonesia, pada tanggal 23 Juni 2014,  Pemakalah Dra. Azizahwati MS Apt, Moderator Drs. Adeng F. Hanafi Apt. 




Ariesta Tours Travel
Tang City Business Park Blok E/21
Jl. Jend. Sudirman, Cikokol - Tangerang
Telp. 622129239701, 622129239702
Fax. 622155781791
e-mail : ariestatourstravel2014@gmail.com